Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul Pastikan Pendidikan dan Kesehatan Keluarga Fendi Terjamin - PDIP GUNUNGKIDUL

Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul Pastikan Pendidikan dan Kesehatan Keluarga Fendi Terjamin

Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul Pastikan Pendidikan dan Kesehatan Keluarga Fendi Terjamin



GUNUNGKIDUL – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gunungkidul yang juga menjabat sebagai Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, memastikan pemerintah hadir secara penuh untuk menjamin pendidikan dan kesehatan keluarga Fendi, seorang anak yang sempat putus sekolah demi merawat ibunya yang sakit.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat mengunjungi langsung kediaman Fendi dan melihat kondisi keluarga yang selama ini hidup dalam keterbatasan.


Adik Fendi diketahui telah berhenti sekolah selama tiga tahun karena harus merawat ibunya yang menderita stroke serta gangguan saraf mata yang menyebabkan tidak dapat melihat dan beraktivitas secara normal. Kondisi keluarga semakin berat karena sang ayah juga mulai mengalami gangguan penglihatan sejak satu tahun terakhir.

Situasi ini sempat menjadi perhatian publik setelah beredar di media sosial.

Melihat kondisi tersebut, Bupati menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam dan akan menangani persoalan ini secara terstruktur.

“Untuk urusan pendidikan Fendi akan diselesaikan oleh Kemenag melalui pendekatan emosional yang baik, mengingat Fendi menempuh pendidikan di madrasah,” ujar Bupati.

Sementara itu, kakak Fendi yang bersekolah di SMP Negeri 2 Panggang akan menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul.

“Anak-anak ini wajib sekolah dan negara harus hadir menjamin hak mereka,” tegasnya.


Di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul telah melakukan koordinasi untuk menindaklanjuti pemeriksaan laboratorium terhadap kedua orang tua Fendi.

Pemerintah juga berencana bekerja sama dengan Rumah Sakit Mata Dr. Yap untuk menilai kemungkinan tindakan medis, termasuk operasi katarak atau glaukoma guna memulihkan penglihatan.


Selain pendidikan dan kesehatan, pemerintah juga menyiapkan langkah pemberdayaan ekonomi keluarga.

Melalui Badan Amil Zakat Nasional, pemerintah akan mendiskusikan pemberian modal usaha bagi putra pertama keluarga tersebut. Diharapkan ia dapat bekerja di wilayah Gunungkidul sehingga tetap dapat membantu merawat kedua orang tuanya.

Bupati juga memastikan bahwa keluarga ini telah terdaftar dalam berbagai program bantuan sosial pemerintah, antara lain Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non Tunai, serta layanan BPJS Kesehatan.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan seluruh masyarakat dan perangkat wilayah agar lebih peka terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar.

Ia meminta agar kasus serupa tidak perlu menunggu viral di media sosial sebelum mendapatkan penanganan.

Masyarakat diminta memanfaatkan kanal pengaduan resmi “Lapor Bupati” agar pemerintah dapat segera mengambil langkah cepat.

“Hal seperti ini tidak perlu menunggu tiga tahun atau bahkan satu bulan. Ini kewajiban kita sebagai sesama manusia untuk saling membantu,” pungkasnya.

 

Sampaikan komentar dengan santun